Senin, 02 November 2015

my everything

Segalanya adalah kata yang istimewa bagi kebanyakan orang, ada banyak orang yang senang apabila dianggap segalanya oleh orang lain, bisa kekasih, teman, sahabat, saudara, dsb. Namun apakah pernah kamu mengatakan bahwa kedua orang tuamu adalah segalanya bagi mu? Mereka adalah orang yang kuat, hebat, dan sabar, mereka yang merawat kita dengan penuh kasih sayang, ketulusan dan perhatian. Mulai kita bayi hingga kita bisa seperti sekarang ada berapa pengorbanan yang telah mereka berikan pada kita, mereka bekerja keras untuk kita. Betapa mereka sedih jika melihat kita bersedih, tapi apakah kamu merasakan apa yang dirasakan mereka saat mereka sedang bersedih? Entahlah karena masing-masing orang memiliki pemikiran yang berbeda-beda, bagi aku mereka lah segalanya di dunia ini. Tanpa mereka aku tak mungkin bisa menghirup udara ini, melihat indahnya bumi ini, dan mungkin tanpa mereka aku tak akan ada di dunia ini. Apabila ada pertanyaan emang siapa yang ingin dilahirkan didunia ini? Jangan menyalahkan orang tua dengan pertanyaan itu, karena ada harapan terdalam dari orang tua untuk kamu. Mereka hanya ingin yang terbaik untuk kamu, dan jangan menyesali terlahir dari orang tuamu sekarang. Karena setiap orang tua pasti menyayangi anaknya.

Bahagia bukan berarti lahir dari kedua orang tua yang kaya dan berkecukupan, belum tentu mereka yang memiliki orang tua yang kaya bisa bahagia. Banyak dari mereka yang kurang akan kasih sayang dan perhatian orang tua, karena orang tuanya sibuk bekerja. Sebenarnya bukan dengan uang atau materi kita bisa bahagia tetapi dengan cinta, kasih, dan ketulusanlah bahagia itu tercipta. Aku terlahir dari keluarga yang sederhana tetapi aku merasa bahagia, karena dalam keluargaku banyak cinta, kasih sayang, dan ketulusan yang aku dapatkan. Aku tidak pernah malu menyakui bahwa kedua orang tuaku tidak kaya, papaku hanya supir panggilan dan mamaku hanya penjual di pasar, justru aku bangga memiliki orang tua yang hebat seperti mereka. Atas segala jerih payah mereka, aku dan kedua saudaraku dapat hidup dengan layak dan masih bisa melanjutkan sekolah, bahkan kakakku kini sudah menjadi Sarjana. Aku bangga menjadi anak mereka, dan keinginanku supaya Tuhan selalu melindungi mereka agar mereka bisa melihat aku menjadi Sarjana seperti kakakku dan tujuan dalam hidupku adalah ingin membahagiakan mereka walaupun itu tak akan pernah membayar apa yang telah mereka berikan selama ini untukku.
Syukurilah apa yang ada pada kehidupan kalian sekarang, Tuhan telah merencanakan segalanya dengan indah. Dan memang rencana Tuhanlah yang terbaik bagi kita, kita berusaha tapi Tuhan yang menentukan. Berikan kasih, cinta, dan ketulusan pada siapa saja karena bahagia ada dalam hati kita masing-masing. Thanks God for everything in my life. God bless you.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar