Rabu, 04 November 2015

Alone

Sendiri bukan berarti itu karena nasib, banyak orang yang beranggapan sendiri itu nasib atau takdir karena ditinggalkan orang yang disayanginya. Bagi aku sendiri itu adalah pilihan hidup, dimana kita harus merelakan sesuatu/seseorang yang kita anggap kesayangan untuk bisa memilih kebahagiannya. Ini hanya sekedar ceritaku saja, dulu aku memiliki seorang first love yang sangat sulit untuk melupakannya. Aku mulai menyukainya ketika awal aku masuk SMP, mungkin bagi kebanyakan orang itu hanya cinta monyet dan takkan bertahan lama, tetapi perasaan itu bertahan sangat lama, aku menuggu dia sampai kurang lebih enam tahun. Namun selama itu aku selalu berusaha melupakan dia, berlahan aku mulai membuka hati untuk yang lain tetapi sangat sulit. Hingga dengan usaha yang keberapa kalinya ku bisa membuka hati untuk yang lain.
Mungkin kalian mudah untuk mencintai dan dicintai, tapi bagi aku sangat sulit. Saat aku mulai membuka hati, aku membuka hati untuk orang yang salah. Aku dianggap seperti permainan, yang bisa ditinggal begitu saja, mulai dari diselingkuhi, ditinggal tanpa alasan, ditikung temen. Hingga akhirnya aku memilih untuk sendiri dan melupakan apa yang terjadi walau sulit. aku berusaha menata kehidupan dan perassaan untuk pulih seperti semula.
Bagi kalian yang tidak terbisa sendiri sepertiku mungkin akan mengatakan bahwa hidupku ini menyedihkan tetapi bagi aku, ini bukanlah menyedihkan, karena bukan berarti dengan pacar bisa menjamin kebahagiaan, asalkan masih ada Tuhan, keluarga, sahabat dan teman-teman, aku masih bisa bahagia, Aku sadar mungkin ini cara Tuhan untuk membahagiakan hidupku karena cinta yang salah akan membuatku terluka.
Tidak untuk sekarang aku ingin memulai cerita ini dari awal tetapi lain kali saat waktu yang ditetapkan Tuhan telah tiba, dan saat aku menemukan cinta yang tulus. Satu keyakinan aku bahwa segalanya akan indah bila tepat pada waktunya. Aku bersyukur masih memiliki banyak orang yang perduli dan sayang padaku, ini bukti bahwa hidupku sekarang sangat bahagia dengan segala yang aku miliki sekarang. 
Dan aku ingin orang tahu bahwa kesendirianku selama bertahun-tahun tidak membuat hidupku menjadi menyedihkan tetapi sebaliknya. Aku SANGAT BAHAGIA memiliki Tuhan yang selalu ada, orang tua yang penuh kasih sayang, saudara yang penuh perhatian, sahabat yang begitu memahami, dan teman-teman yang melengkapi setiap cerita hidupku. Mereka lah yang membuatku menjadi seperti sekarang, kuat dan tegar. Jadi bagi yang sekarang sendiri jangan bersedih, karena tidak selamanya sendiri itu menyedihkan, selama masih ada kasih sayang, cinta, dan ketulusan disekitar kita, kebahagiaan itu pasti ada.
Nikmati apa yang ada pada hidupmu sekarang, yakin Tuhan akan memberimu yang terbaik. Dan jangan pernah mengulangi kesalahan yang sama. Pertahankan apa yang pantas untuk dipertahankan, perjuangkan apa yang pantas untuk diperjuangkan. dan tinggalkan apa yang pantas untuk dipertahankan. Keep smile and you will be Strong.

2 komentar: